Klasifikasi Tubuh Rayap

Rayap merupakan serangga sosial dengan pembagian kasta yang memiliki tugas berbeda-beda pada masing-masing kasta. Di daerah subtropik hewan ini sering disebut semut putih karena memiliki morfologi seperti semut. Padahal kenyataannya secara filogeni tidak ada hubungan antara rayap dengan semut. Koloni hewan ini terdiri dari tiga kasta utama yaitu kasta reproduktif, kasta prajurit dan kasta pekerja. Seperti tubuh serangga lainnya, tubuh rayap diselimuti oleh suatu lapisan tipis epitikula yang tersusun dari parafin. Lapisan ini berguna untuk mencegah tubuh spesies ini dari kekeringan, menjaga kelembaban tubuh dan mencegah infeksi oleh organisme lain. Layanan jasa pembasmi rayap akan selalu dapat memberikan layanan untuk anda semua yang membutuhkan.

Tubuh terbagi atas tiga bagian yaitu kepala, toraks (dada) dan abdomen (perut). Batas antara bagian toraks dan abdomen pada spesies ini terlihat tidak jelas. Tubuhnya terlihat berwarna keputih-putihan bahkan seperti transparan atau bening. Bentuk kepala hewan perusak ini bulat dan berwarna kuning serta memiliki antena, labrum, dan pronotum berwarna kuning pucat. Antena yang dimiliki rayap adalah 15 segmen. Spesies yang takut dengan cahaya ini juga memiliki mandibel berbentuk seperti arit dan melengkung ujungnya. Mandibel ini berfungsi sebagai senjata untuk melawan serangan musuh. Rayap yang disebut laron memiliki sepasang sayap berukuran sama dan pada saat diam sayap laron akan terlihat terlipat memanjang lurus ke belakang.

Siklus pertumbuhan hewan ini meliputi tiga tahap yaitu tahap telur, tahap nimfa dan tahap dewasa. Telur serangga pemakan selulosa ini berbentuk silinder dengan panjang yang bervariasi. Telur akan menetas setelah berumur 8-11 hari. Nimfa muda akan mengalami pergantian kulit sebanyak 8 kali sampai kemudian berkembang menjadi kasta prajurit, kasta pekerja dan calon laron. Kelangsungan hidup populasi spesies ini sangat tergantung pada kondisi kestabilan suhu dalam sarang dan keseimbangan kadar air. Sarangnya terbuat dari lumpur dan dibentuk seperti pipa memanjang memiliki lubang-lubang udara untuk mengatur sirkulasi udara di dalam sarang. Rayap sangat suka tinggal di tempat yang gelap karena spesies ini sangat tidak tahan terhadap cahaya, kecuali jenis yang bersayap (laron).