Inilah Syarat Administratif Untuk Mengurus IMB Bangunan Pabrik

Negara Indonesia masih menjadi salah satu negara yang di nobatkan sebagai negara berkembang. Ini di karenakan perekonomian di Indonesia belum stabil seperti perokonomian yang ada di negara adidaya seperti Amerika Serikat, Korea, maupun Jepang. Meski di Indonesia ada banyak sekali SDA (sumber daya alam) yang bisa di manfaatkan namun nyatanya teknologi di negara ini belum memadai untuk mengelola SDA tersebut.

Bukan hanya teknologi saja yang belum berkembang namun SDM (sumber daya manusia) juga masih sangat rendah. Namun bukan berarti ekonomi Indonesia di titik yang paling bawah karena masih ada banyak sektor yang mendukung perekonomian di Indonesia. Dan salah satu sektor yang paling besar adalah pabrik atau perindustrian, baik itu pabrik yang bergerak dalam bidang pakaian, makanan, maupun elektronik.

Syarat Administratif Pengurusan IMB Pabrik

Sama seperti bangunan yang lain, jika Anda ingin mendirikan sebuah pabrik maka Anda harus mengurus semua dokumen perizinannya. Mulai dari dokumen kepemilikan tanah, dokumen perizinan dari warga setempat, dan yang paling penting adalah dokumen perizinan mendirikan bangunan. Adapun dokumen yang harus Anda siapkan sebagai persayaratan administratif pembuatan IMB untuk pembangunan pabrik adalah:

1. Dokumen kepemilikan atas tanah atau surat kuasa dari pemilik tanah

Sebuah dokumen kepemilikan atas suatu tanah yang akan di bangun pabrik adalah hal yang mutlak dan harus Anda miliki. Jika tanah yang Anda gunakan adalah tanah milik Anda sendiri maka Anda hanya perlu menunjukan surat kepemilikan atas tanah tersebut. Namun jika tanah yang Anda gunakan adalah milik orang lain maka Anda harus meminta surat kuasa kepada pemilik tanah tersebut. Bahwa beliau sudah mengizinkan Anda membangun pabrik di atas tanah miliknya.

2. Surat kepemilikan gedung yang sah dari pemerintah

Tidak hanya tanah saja yang harus jelas surat kepemilikannya namun gedung yang akan Anda bangun juga harus jelas dokumen kepemilikannya. Sebab jika pabrik yang akan di bangun tidak jelas siapa pemiliknya maka akan menimbulkan masalah di kemudian hari baik itu perebutan hak milik maupun masalah yang lain. Surat kepemilikan pabrik ini bisa Anda dapatkan dari pemerintah yang berwenang.

3. Denah dan data lengkap tentang gedung yang akan di bangun

Dokumen yang paling penting dan tidak boleh terlewatkan adalah denah atau gambar bangunan pabrik yang akan Anda bangun. Biasanya denah ini yang akan menjelaskan seberapa luas pabrik tersebut nantinya akan di bangun dan juga seberapa besar ukuran pabrik milik Anda nantinya. Denah ini memang sangat penting sebab jika tidak ada gambaran denah maka dokumen IMB tidak akan bisa di bangun.

Sedangkan data lengkap tentang yang harus Anda sediakan adalah seberapa luas, tinggi, dan akan berapa banyak lantai yang Anda gunakan untuk pabrik Anda. Dengan data yang lengkap maka lembaga yang berwenang akan lebih mudah menerbitkan IMB Anda berikut dengan lampiran mendetail tentang bangunan Anda.

Untuk pengurusan IMB pabrik sebaiknya Anda menggunakan jasa pembuatan IMB. Sebab pengurusan dokumen izin mendirikan bangunan cukuplah rumit di bandingkan mengurus dokumen ini untuk rumah tinggal biasa. Namun jika Anda tetap ingin mengurusnya sendiri maka Anda bisa berkonsultasi tentang IMB pabrik secara lengkap ke konsultan IMB.

Dokumen lain yang tidak kalah penting dan harus Anda siapkan adalah hasil penelitian tentang dampak lingkungan yang akan terjadi jika Anda membangun pabrik di area tersebut.