Tips Penayangan Iklan Pada Digital Signage

Hal paling penting untuk ketahui ketika Anda menggunakan digital signage sebagai alat komunikasi adalah menyadari bahwa pemirsa tidak peduli dengan pesan Anda hanya karena bersifat digital, kecuali jika Anda memberi mereka alasan untuk peduli. Tentu ini berlaku juga dalam segala bentuk komunikasi. Hanya karena konten yang Anda sajikan tertera pada digital signage, bukan berarti informasi tersebut menarik.

Untungnya bagi siapa pun yang menggunakan digital signage, platform ini memang terbukti hebat untuk bereksperimen dengan konten, bahkan mungkin mengejutkan pemirsa Anda dengan sesuatu yang tidak terduga, dan kemudian berusaha melibatkan pemirsa Anda melampaui biasanya. Karena kemampuannya untuk mengubah pesan dengan cepat, sesuai jadwal dan dengan data, digital signage memberikan cara berpikir baru tentang komunikasi. Perangkat digital signage bukan media cetak, dan juga bukan televisi, oleh karenanya memerlukan pendekatan yang berbeda.

Produk dan layanan digital signage moderen menyediakan alat untuk membantu membuat pesan atau iklan internal bisa diandalkan, tepat waktu, dan berkualitas tinggi. Namun, perangkat itu sendiri bukanlah strategi. Jangan khawatir! Pedoman ini akan membekali Anda dengan beberapa kiat-kiat untuk membuat pesan Anda lebih menarik.

digital signage

Dasar-dasar Konten Digital Signage

Ketika orang sedang bergerak, Anda hanya memiliki beberapa detik untuk membuat mereka terlibat dengan pesan Anda. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa menarik perhatian pesan Anda:

– Gunakan warna-warna cerah
– Gunakan sesuatu yang bergerak dalam narasi untuk menceritakan pesan Anda
– Beri penyegaran pada konten untuk merefleksikan penjualan dan penawaran khusus
– Perkuat pesan produk dan merek
– Kenali pelanggan Anda. Bicara sesuai apa yang mereka minati. Konten harus dinamis dan mencerminkan apa yang dilakukan orang
– Pastikan media digital melengkapi semua tujuan pemasaran, mulai dari merchandising hingga branding.
– Pertahankan tampilan dan rasa konten dengan merek Anda secara konsisten.
– Hindari teks yang berlebihan. Buat pesan Anda sevisual mungkin.
– Jangan menampilkan pesan iklan secara utuh, seperti yang Anda lakukan untuk televisi, media cetak, atau video berdurasi panjang.
– Perlihatkan produk secara sekilas sehingga membangkitkan rasa ingin tahu.
– Buat iklan yang bisa dimengerti meski tanpa suara.
– Jika diperbolehkan, gunakan suara di dalam pesan Anda.
– Selalu bereksperimen

Jika Anda memperhatikan poin-poin di atas, maka pesan yang Anda tampilkan pada digital signage berpotensi sukses.

Melotronic.com