Mengenali Minat dan Bakat Siswa

Mengenali Minat dan Bakat Siswa – Pengembangan dan pembekalan perserta didik untuk para siswa SMK diawali dengan input yaitu menelusuri bakat yang dimiliki para siswa sejak SMP. Hal ini dilakukan dengan memperkenalkan jurusan-jurusan yang ada di SMK. Untuk memperkenalkan jurusan itu sendiri, biasanya melalui guru Bimbingan Konseling atau yang biasa kita sebut guru BK. Dari situlah siswa mulai menyesuaikan dan memilih jurusan apa yang akan dipilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya sesuai dengan bakat yang dimiliki dan disukai.

Setelah input, ada juga outputnya. Output di sini adalah bagaimana menelusuri pekerjaanpekerjan apa saja yang sesuai dengan jurusannya di SMK untuk ditekuni setelah tamat sekolah kejuruan nanti. Hal ini dapat ditelusuri dengan adanya DUDI yaitu Dunia Usaha dan Dunia Industri Untuk proses di SMK sendiri yaitu ada dua. Ada yang intrakurikuler yaitu mengikuti kurikulum yang diterapkan dan ada yang ekstrakurikuler, dalam esktrakulikuler ini terbagi menjadi dua. Yang pertama itu dari kepribadian dan karakter serta yang kedua itu dari segi bakat istimewa, Prestasi dan Ekstrasi, ” ujar Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak. sebagai Kepala Seksi Bakat dan Prestasi. Pengembangan kepribadian dan karakter siswa sesuai juga dengan program Kemendikbud yaitu tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Hal tersebut lebih kepada soft dan skillnya, Misalnya disiplin, jujur, dll. Pendidikan karakter itu lebih kepada soft dan skillnya, hanya dikurikulum itu ada yang mengajarkan tentang skill dan soft skillnya. Bagaimana dia harus bagun pagi, disiplin, jujur. Hal ini untuk menguatkan peserta didik di segi karakter, kata Kepala Seksi Bakat dan Prestasi, Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak. Selanjutnya yang kedua dari segi prestasinya. Prestasi ini disesuaikan dengan bakat dan minat siswa seperti siswa yang bakatnya sepak bola bisa menekuni ekstrakurikuler sepak bola di sekolahnya.

Jika siswa tersebut bakatnya seni ya sesuaikan dengan seni yang ada di sekolahnya. Kalau sesuai dengan jurusannya ya Alhamdulillah kalau tidak sesuai ada di ekstrakurikuler, tambah Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak. Sebagai Kepala Seksi Bakat dan Prestasi. Untuk menunjang dan menyalurkan bakat dan minat yang sudah ditekuni oleh para siswa maka diadakan lomba-lomba. Seperti dalam waktu dekat ini, lomba-lomba yang diadakan itu sudah berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat provinsi.

Winner Jihad Akbar, S.Si., M.Ak. mengatakan bahwa pada tingkat provinsi yang merupakan otonomi daerah itu memiliki kebijakan sendiri dalam pelaksanaan lomba. Kebijakan setiap provinsi terhadap siswa yang terpilih untuk mewakili pada lomba tingkat selanjutnya berbeda-beda. Ada yang seleksinya ketat dan diuji lagi dan dibina lagi. Namun ada juga yang tidak. Semua itu tergantung budget dari anggaran masing-masing daerah.

Contoh lainya apabila siswa memiliki bakat dalam melakukan perbaikan mesin besar seperti genset misalnya, mau tidak mau sekolah harus memiliki genset yang memadai guna memberikan wadah bagi siswanya untuk mengembangkan keahlian yang dimiliki. Belajar dengan cara praktek jauh lebih efisien dan lebih mudah di pahami daripada belajar secara teori. Jika saat ini masih ada sekolah yang belum memiliki genset sebagai fasilitas belajar bagi siswa, sebaiknya segera membuat anggaran untuk membelinya. Harga genset murah pontianak hanya Rp 35.000.000 yang kapasitasnya mencapai 10 kva.