Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim

Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim

Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim

Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim
Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim

 

Usaha Sewa Mobil Semarang Dengan Model Yang Minim – Perusahaan Rental Mobil akan terus membutuhkan kendaraan untuk bepergian ke seluruh komunitas. Salah satu perusahaan yang menawarkan layanan ini adalah AutoBridal Group.

Perusahaan ini juga memiliki unit bisnis untuk Salon Mobil, yang menawarkan perusahaan Penyewaan Mobil bendera bisnis AutoBridal sewa mobil. Perusahaan Rental Mobil ini telah turun sejak 2012 dan menawarkan kemitraan bisnis pada saat yang sama. Kiki Charina putri, Direktur Pemasaran AutoBridal Group, mengatakan hari ini AutoBridal sewa mobil Semarang sudah memiliki empat Master waralaba dan lima cabang di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Jika Anda ingin menjadi mitra bisnis, AutoBridal sewa mobil menawarkan tiga paket investasi. Awalnya, paket unit bisnis mulai Rp 195.000.000. Kedua, paket submaster seharga 300.000.000 Rp 500.000.000, dan paket Master senilai 500.000.000 Rp hingga 1.000.000.000 Rp. adapula Agent Package, yang hanya berfungsi sebagai penghubung antara mitra usaha dan sub Master atau franchise Master senilai 10.000.000 Rp. Lembaga yang menerima mitra adalah kerjasama selama lima tahun. Untuk paket unit bisnis menerima satu unit Auto Avanza type E 2015.

Sedangkan paket sub Master dan paket Master akan menerima tiga unit Auto Avanza atau Innova type E 2015. Perbedaannya adalah bahwa daerah submaster hanya mengontrol daerah kota atau Kabupaten, sementara paket Master termasuk daerah provinsi. Jika Anda mempertimbangkan laporan keuangan sebagai submaster atau waralaba Master, mitra harus menyiapkan lahan seluas 30 m2. Sub Master dan Master Partners menerima dukungan administrasi, perekrutan karyawan, dan manajemen rental mobil Semarang penuh dari ibu perusahaan. “Kerjasama ini mitra sistem tidak harus melakukan operasi,” kata Kiki.

Setelah jarak tempuh yang stabil, Pusat ini akan membebankan biaya lisensi sekitar Rp 5.000.000 per bulan. Jasa rental di lokasi ini, Rp 275.000 per 12 jam dan Rp 350.000 per 24 jam untuk Avanza akan dikenakan biaya. Sedangkan untuk harga Innova per 12 jam seharga RP 400.000 sekitar RP 500.000 per 24 jam. Untuk paket Master franchise, target dapat menyewa mobil sekitar 60 unit per hari dengan omset harian 18.000.000 Rp.

Setelah dikurangi biaya operasi, mitra masih dapat menghasilkan laba bersih sekitar 20 persen. Dengan demikian modal yang terbalik ditargetkan selama satu sampai dua tahun. Kiki mengatakan surplus penawaran ini adalah manajemen terpusat yang handal dalam manajemen bisnis otomotif.

Erwin Halim, pengamat ekonomi di Proverb Consulting, mengatakan bisnis sewa mobil telah berkembang dengan sangat baik. “Mitra bisnis harus mencatat apakah ada jaminan otomatis yang dapat disewa setiap hari dengan menginvestasikan mobil mereka dalam bisnis ini,” katanya. Selain itu, perusahaan induk juga harus dapat menunjukkan perkiraan keuangan yang dijanjikan terlebih dahulu.